Abu Hayyan, Al-Bahrul Muhith




(Tasir Sababun Nuzul Surat Al-Baqarah : 190)

“Ibnu Abbas berkata: “Ayat ini turun sehubungan kaum musyrikin menghalangi Rasulullah saw (pergi ke Baitullah untuk melaksanakan umrah) pada tahun dilaksanakannya perjanjian Hudaibiyah. Kaum musyrikin mengajak damai Nabi saw untuk kembali pada tahun depannya saja, sehingga kemudian mereka akan memperbolehkan Nabi saw mengunjungi Baitullah selama 3 hari.    Kemudian Nabi saw kembali (pada tahun depannya) untuk melaksanakan umrah qadha, namun umat Islam khawatir orang-orang Quraisy tidak menepati janji mereka dan menghalang-halangi kembali, serta memerangi mereka di tanah Haram dan di bulan yang haram pula. Umat Islam tidak menyukainya, kemudian turunlah ayat ini.[1]



[1] Abu Hayyan, Al-Bahrul Muhith, [Beirut, Darul Fikr: 1432 H/2010 M], juz 2, halaman 240


Komentar

Postingan populer dari blog ini

tafsir al- Baqarah : 190

Imam As-Suyuti